Pages

Selasa, 22 April 2014

PROSEDUR PELAKSANAAN TES

MAKALAH 
PROSEDUR PELAKSANAAN TES
A.  Latar Belakang
Kegiatan penilaian saat ini tampak berkembang dengan pesat terutama sejak terbit dan berlakunya kurikulum tahun 1975. Buku Kurikulum 1975 sudah di lengkapi dengan buku pedoman penilaian. Sebagai petunjuk pelaksanaan yang bersifat teknis, buku tersebut sudah cukup memberikan arah yang jelas. Namun secara terbatas penulis mendapatkan gambaran bahwa belum semua guru di sekolah mempelajari buku pedoman tersebut, bahkan ada yang belum melihatnya sama sekali.
Penulisan makalah ini bertujuan membantu memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada calon guru maupun para guru yang sudah bertugas, agar ada pegangan dalam bekerja.

ANALISIS KUALITAS TES

MAKALAH 
ANALISIS KUALITAS TES

BAB II
PEMBAHASAN

A.  ANALISIS KUALITAS TES
            Analisis kualitas tes merupakan suatu tahap yang harus ditempuh untuk mengetahui derajat kualitas suatu tes, baik tes secara keseluruhan maupun butir soal yang menjadi bagian dari tes tersebut. Dalam penilaian hasil belajar, tes diharapkan dapat menggambarkan sampel perilaku dan menghasilkan nilai yang objektif serta akurat. Jika tes yang digunakan guru kurang baik, maka hasil yang diperoleh pun tentunya kurang baik. Hal ini dapat merugikan peserta didik itu sendiri. Artinya, hasil yang diperoleh peserta didik menjadi tidak objektif dan tidak adil.
            Analisis kualitas tes berkaitan dengan pertanyaan apakah tes sebagai suatu alat ukur benar – benar mengukur apa yang hendak dan seharusnya di ukur ? Sampai mana tes tersebut dapat di andalkan dan berguna? Kedua pertanyaan ini sebenarnya menunjuk pada dua hal pokok, yaitu validitas dan reliabilitas. Kedua hal ini sekaligus merupakan karakteristik alat ukur yang baik.[1] 

PROSEDUR PERENCANAAN TES

MAKALAH
“PROSEDUR PERENCANAAN TES”

BAB II
PEMBAHASAN
A.    Perencanaan Tes
Tes berasal dari bahasa latin testum yang berarti alat untuk mengukur tanah. Dalam bahasa kuno , kata tes berarti ukuran yang dipergunakan untuk membedakan antara emas dengan perak serta logam lainya.
Sedangkan Sumadi Surybrata, mengartikan Tes adalah : “pernyataan-pernyataan yang harus dijawab dan atau perintah-perintah yang harus dijalankan, yang mendasarkan harus bagaimana testee menjawab pertanyaan-pertanyaan atau melakukan perintah-perintah itu, penyelidiki mengambil kesimpulan dengan cara membandingkan dengan standar atau testee lainya” (Sumadi Surybrata, 1984:22)[1]

KONSEP ACUAN PENILAIAN

MAKALAHKONSEP ACUAN PENILAIAN


  1. LATAR BELAKANG
Secara formal, pendidikan diselengarakan disekolah. Hal itu sering sering dikenal dengan pengajaran dimana proses belajar mengajar yang melibatkan banyak factor baik pengajar, pelajar, bahan/materi, fasilitas maupun lingkungan. Pengajaran dilaksanakan tidak hanya untuk kesenangan atau bersifat mekanis saja tetapi mempunyai misi atau tujuan bersama. Dalam usaha untuk mencapai misi dan tujuan itu perlu diketahui apakah usaha yang dialakukan sudah sesuai dengan tujuan? Jika iya, sudah sejauh mana ditempuh? Apakah anak didiknya mengalami kemunduran didalam belajar atau peningkatan, dan kalau mengalami kemunduran apakah penyebabnya?

BENTUK-BENTUK INSTRUMEN PENILAIAN

MAKALAH

“BENTUK-BENTUK INSTRUMEN PENILAIAN”


A.    Latar Belakang
Dalam menjawab soal peserta didik tidak selalu merespon dalam bentuk menulis jawaban tetapi dapat juga dalam bentuk yang lain seperti memberi tanda, mewarnai, menggambar dan lain sebagainya. Ada dua bentuk soal tes tertulis, yaitu: Soal dengan memilih jawaban pilihan ganda dua pilihan (benar-salah, ya-tidak) menjodohkan Soal dengan mensuplai-jawaban. isian atau melengkapi jawaban singkat atau pendek soal uraian Dari berbagai alat penilaian instrumen penilaian tertulis perlu dipertimbangkan hal-hal berikut. materi, misalnya kesesuian soal dengan indikator pada kurikulum; konstruksi, misalnya rumusan soal atau pertanyaan harus jelas dan tegas. bahasa, misalnya rumusan soal tidak menggunakan kata/ kalimat yang menimbulkan penafsiran ganda.

Senin, 21 April 2014

ASPEK HASIL BELAJAR YANG PERLU DIUKUR

MAKALAHASPEK HASIL BELAJAR YANG PERLU DIUKUR

A.     latar belakang
Setiap pembelajaran pasti memiliki suatu target yang harus dicapai atau sering  disebut dengan istilah “tujuan pembelajaran”, hal ini dicipatakan dalam rangka untuk mensiasati efisiensi transfer knowlagde yang tentunya pasti menjadikan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi yang disusun secara sistematis sebagai perangkat pendukungnya. Untuk mengetahui sejauh mana tujuan pembelajaran telah dicapai, maka guru harus melaksanakan evaluasi, yaitu “a systematic process of determining the extent to which instructional objectives are achieved by pupils” (suatu proses yang sistematis untuk menentukan atau membuat keputusan sampai sejauh mana tujuan-tujuan pembelajaran telah dicapai oleh siswa. Norman E. Gronlund.1976).

Sabtu, 30 Maret 2013

“Kebangkitan Kebudayaan Dinasty Abassiyah”


MAKALAH

Kebangkitan Kebudayaan Dinasty Abassiyah

Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah ”Sejarah Kebudayaan Islam”

Semester Genap Tahun Akademik 2012/2013

Dosen Pembimbing:


Disusun Oleh:
Apiffatun Nikmah        (3217103014)
Faridatul Khasanah     (3217103025)
PGMI VA

Dinasti Abasiyah


MAKALAH
Di susun untuk  memenuhi tugas mata kuliah “Sejarah Kebudayaan Islam MI”

Dosen pembimbing:
H. Muh. Khoirul Rifa’i , M.P.I


Disusun Oleh :

                                    AHMAD FAKHRUR ROZI           (3217103004)
                                    ANIN NURUN NADZIFAH           (3217103011)
                                    HEPI IKASARI                                (3217103032)

DINASTI BANI UMAYYAH “SENI DAN KEBUDAYAAN”



MAKALAH
DINASTI BANI UMAYYAH
“SENI DAN KEBUDAYAAN”
Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah
“ Sejarah Kebudayaan Islam “
Dosen Pengampu :

Oleh : Kelompok 6
1.     Achmad Malabih        (3217103002)
2.     Emrina Amalia            (3217103022)
3.     Devi Lutviana              (3217103019)
           

Dinasti Umayyah : gerakan politik dan keagamaan


MAKALAH
Dinasti Umayyah : gerakan politik dan keagamaan
Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Sejaranh kebudayaan islam
Dosen Pembimbing:
H.MUH.KHOIRUL RIFA’I,M.Pd.I

Disusun oleh:
Amalia Nur Santi                              (3217103007)
Anis Masruroh                                  (3217103012)
Ariani Ragil Saputri                         (3217103015)
Prodi : PGMI - VA
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
(STAIN) TULUNGAGUNG OKTOBER 2012

Rabu, 27 Maret 2013

DAKWAH ISLAM PADA MASA DINASTI UMAYYAH

M A K A L A H
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas
Mata Kuliah Sejarah Kebudayaan Islam
Dosen Pembimbing : Bapak H.Muh. Khoirul Rifa’i,M.Pd.I



DAKWAH ISLAM PADA MASA KHULAFAURROSYDIN


1.      Diah Titah Suko Palupi        3217103020
2.      Fahri Husaini                         3217103024
3.      Fitri Wulandari                     3217103029

Jurusan/Prodi      : Tarbiyah/PGMI_A
Semester               : V

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
( STAIN ) TULUNGAGUNG
2012

KENABIAN MUHAMMAD SAW: PERIODE MAKKAH DAN BERDIRINYA PEMERINTAHAN MADINAH


M A K A L A H

Di Buat Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas
Mata Kuliah Sejarah Kebudayaan Islam

Makalah Arab Pra Islam


 Bangsa Arab Sebelum Islam


M A K A L A H


Di Buat Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas
Mata Kuliah Sejarah Kebudayaan Islam